Posts Tagged ‘Perang’

Dulu Mereka Cuma Tahu Perang

Bagi orang Aceh, kata perang masih membikin merinding. Ia membawa kembali serpihan memori tentang sebuah masa kelam. Masa yang berdarah, 32 tahun perang antara Gerakan Aceh Merdeka dan Tentara Nasional Indonesia. “Ouw, Mak, ngeri kali waktu itu,” kata Cut Nyak Daud, sesepuh warga Lampuuk, Aceh Besar, yang kembali saya jumpai dalam kunjungan ke Aceh kali ini.

Pada masa itu, sedikitnya enam kali rumah Cut Nyak Daud dikepung panser tentara. “Dua belas kali kepala saya ditodong pistol,” katanya. Lalu datanglah tsunami. Musibah dahsyat yang memaksa semua pihak yang bertikai merundukkan kepala lebih dalam. Perdamaian dibahas dengan kepala lebih dingin hingga terciptalah Perjanjian Helsinki, Agustus 2005. Damai telah nyata.

“Sungguh, ini berkah tsunami yang tak dapat diganti dengan uang berapa pun,” kata Cut Nyak Daud. Dua tahun terakhir tak lagi terdengar senapan menyalak, tendangan sepatu lars, juga bogem mentah di pos pemeriksaan. “Anak-cucu saya baru tahu sekarang bahwa ada hidup yang ternyata bisa dijalani dengan damai,” ujar Cut Nyak Daud. “Dulu mereka cuma tahu perang,” dia menambahkan.
Read the rest of this entry →