Author Archive

Mardiyah Chamim

Wartawan Tempo sejak 1998. Menjelajah berbagai desk, antara lain ekonomi, nasional, kesehatan, sains, gaya hidup, dan investigasi. Sejak Januari 2009 ditugasi menjadi Direktur Eksekutif Institut Tempo, sebuah lembaga yang dicita-citakan menjadi pusat pengembangan jurnalistik di Indonesia. Lulusan Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, tahun 1996. Setelah lulus kuliah, bergabung dengan Majalah Warta Ekonomi (1996) sebagai staf riset dan kemudian menjadi reporter di majalah Panji Masyarakat (1997).

Ayo, cerita tentang hari contrengan …

Teman-teman, cerita, dong, tentang hari contrengan di Aceh. Biasa-biasa saja, menarik, sepi, ribut, atau bagaimana?

Kalau mau bereksperimen, luangkan waktu setengah jam di kedai kopi. Catat komentar-komentar yang terdengar tentang pemilu hari ini. Dengarkan, dan tuliskan. Ayo, lemaskan syaraf menulismu…!

Kompetisi Esai “Nasionalisme Di Mata Saya”

Nasionalisme dan kepemimpinan hanyalah kata-kata kosong sampai kita mengisinya dengan gagasan, sikap kritis, pengalaman, harapan. Sebagai individu, juga sebagai bagian dari bangsa, masing-masing kita memiliki tafsir yang khas atas kedua konsep besar itu.

Kompetisi Esai untuk Mahasiswa 2009 “MENJADI INDONESIA”, kerja sama Tempo Institute dan Sekretariat Dewan Ketahanan Nasional,  ini digelar dalam rangka memperingati delapan windu Indonesia merdeka.

Kompetisi ini adalah sebuah ikhtiar membuka kran penafsiran gagasan  nasionalisme dan kepemimpinan di kalangan kaum muda.  Kaum muda, dari berbagai latar belakang budaya dan agama, lebih dari siapa pun, memiliki hak untuk mengubah dan menentukan Namun, kurangnya keahlian dan kesempatan membuat kaum muda kerap terasing dari proses kemasyarakatan.

Bagaimana kamu menjadi bagian dari masyarakat yang aktif membangun demokrasi? Apa artinya menjadi warga negara bagimu? Bagaimana kamu menyampaikan pendapat, membuka saluran ekspresi, dan mendorong partisipasi masyarakat untuk membenahi persoalan yang ada di lingkunganmu?

Pastikan memulai esai Anda dengan menggambarkan situasi lokal di wilayahmu, juga mengeksplorasi gagasan orisinil yang dilakukan kaum muda dalam membenahi kondisi daerah.

Read the rest of this entry →

Dari Riza yang ingin ikut lomba menulis “Gampong”

Salam kenal Ibu Mardiyah, saya seorang peserta pada pelatihan “Menulis Aceh di Internet” yang beberpa hari diselenggarakan di Aceh dan Ibu sebagai salah satu pematerinya.

Pada kesempatan ini saya mohon beberapa masukan dari ibu, dalam hal ini saya berencana mengikuti lomba menulis tentang “GAMPONG” yang diadakan di Aceh dalam beberapa hari ini dengan topik “PENDEKATAN PEMBANGUNAN YANG BERBASIS GAMPONG”.

Karena masih terbatasnya ilmu dan pengalaman yang saya miliki tetapi saya ingin mencoba kemampuan saya dalam menulis pada kesempatan ini saya ingin beberapa hal.
Ketentuan penulisan memenuhi unsur standar penulisan jurnalistik ( 5 W + 1 H), bentuk tulisan indept reporting, opini, features, hasil investigasi /hunting penulis. Yang ingin saya tanyakan bagaimana contoh untuk memenuhi unsur dan bentuk ketetuan tersebut menurut topik diatas?
Bagaimana maksud dari alur penulisan diksi dan standar media serta referensi dan data yang bagaimana yg saya perlukan?

Satu lagi belanja bahan-bahan apa saja yang saya perlukan menurut topik diatas.

Mohon maaf jika saya banyak tanya dan mengganggu waktu Ibu Mardiyah.
Terima Kasih banyak sebelumnya.

Wassalam

Afzaloer Riza

Read the rest of this entry →

Pengumuman Pemenang Lomba Blog “Ayo, Menuliskan Aceh di Internet!”

Menindaklanjuti rangkaian seminar “Ayo Menuliskan Aceh di Internet” yang telah dilakukan dalam rangka memperingati Hari Bumi pada 22 April 2009 di Banda Aceh, maka Komunitas Aceh Blogger dengan didukung oleh Ford Foundation, Global Environment Facility – Small Grants Programme Indonesia, Airputih Palapa, Institut Tempo, dan Aceh Information Technology Development menggelar acara Lomba Blog “Ayo Menuliskan Aceh di Internet”.

Lomba blog ini diumumkan pada 22 April 2009 sewaktu seminar berlangsung serta 23 April 2009 di blog http://acehjourney.net dengan tenggat waktu pengiriman data lomba sempat diundur dari 10 Mei 2009 menjadi 25 Mei 2009. Selama masa lomba tersebut, Panitia Lomba menerima 61 naskah dari 48 peserta. Berdasarkan seleksi dari Dewan Juri yang terdiri dari :

  1. Mardiyah Chamim, Jurnalis Tempo, Penulis Buku “Sejarah Tumbuh di Kampung Kami, Catatan dari Aceh, Jantung Zona Panas Tsunami
  2. Wicaksono, Jurnalis Tempo, Tokoh Blogger dan Mantan Ketua Panitia Pesta Blogger Nasional 2008, penulis buku “Ngeblog dengan Hati”.
  3. Fakhrurradzie Gade, Reporter acehkita.com, Editor ACEHKINI Magazine, dan Stringer The Associated Press

Ditetapkan pemenang Lomba Blog adalah sebagai berikut:

Read the rest of this entry →