About Us
Saleum Teuka…!
Selamat datang di AcehJourney.NET.
Situs ini adalah sebuah ikhtiar untuk mengumpulkan kisah dan kesaksian masyarakat Aceh. Teman-teman, kakak, abang, bapak, ibu, adik –wartawan atau pun bukan— saya undang untuk turut menuliskan pengalaman dan bersaksi atas proses yang telah dan sedang dijalani Aceh.
Seluruh kerja dalam situs ini bersifat kerelawanan, berangkat dari niat untuk kebaikan bersama. GEF Small Grants Programme, Ford Foundation, Yayasan AirPutih, Komunitas Aceh Blogger, dan Indosat M2 berbaik hati membantu mewujudkan program menulis di internet ini.
Kesaksian yang terangkum dalam situs ini, mudah-mudahan, menjadi perekat gambar Aceh yang selama ini terserak dalam ribuan bahkan jutaan serpihan. Gambar yang lebih menyeluruh tentang wajah Aceh ini diharapkan bisa menjadi salah satu jembatan penyatu berbagai kalangan.
Siapa pun dipersilakan menulis di AcehJourney.NET, dengan moderasi dan penyuntingan seperlunya –tanggung jawab content tetap ada pada penulis. Setiap orang punya sudut pandang pribadi. Dan keragaman adalah kekayaan yang layak dirayakan.
Kisah apa saja, terutama dari sudut pandang pribadi, silakan ditampilkan. Relawan yang berbilang tahun bekerja di Aceh memiliki segudang pengalaman yang layak dibagi. Nelayan di pesisir Ulee Lheu pasti memiliki kisah tentang jatuh-bangun membangun kembali hidup setelah tsunami. Begitu pula adik-adik pelajar yang menyimpan kisah tentang orang tua dan saudara yang hilang ditelan ombak. Tak terhitung pula kisah tentang duka di masa konflik yang meninggalkan luka dalam berbagai wajah.
Ada jutaan kisah manusiawi dan inspiratif menunggu untuk ditulis. Mari ayunkan pena. Mari berbagi.
Jika Anda menulis di blog, sila bagikan tautan alamat blog Anda kepada kami. Tak perlu ragu pula untuk mengirimkan naskah dan koleksi foto Anda kepada info@acehjourney.net.
Mari mengabarkan Aceh pada dunia.
Terimong genaseh,
Mardiyah Chamim
Wartawan





Wartawan Tempo sejak 1998. Menjelajah berbagai desk, antara lain ekonomi, nasional, kesehatan, sains, gaya hidup, dan investigasi. Sejak Januari 2009 ditugasi menjadi Direktur Eksekutif Institut Tempo, sebuah lembaga yang dicita-citakan menjadi pusat pengembangan jurnalistik di Indonesia. Lulusan Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, tahun 1996. Setelah lulus kuliah, bergabung dengan Majalah Warta Ekonomi (1996) sebagai staf riset dan kemudian menjadi reporter di majalah Panji Masyarakat (1997).