Archive for May, 2009

Setelah Lampu Sorot Surut

Masa kerja BRR berakhir. Donor asing mulai meninggalkan Aceh. Dua bupati menolak serah-terima aset.

PASAR Atjeh, di sebelah Masjid Baiturrahman, Banda Aceh, merupakan salah satu titik panas dalam rekaman amuk tsunami, 26 Desember 2004. Mayat bergelimpangan di sela kios yang hancur. Gapura pintu Aceh, landmark di areal itu, ditelan bukit sampah yang diantarkan gelombang.

Empat tahun berlalu, kini Pasar Atjeh telah menjadi pasar modern. Renovasinya didanai Japan International Cooperation System Rp 33 miliar. Dengan kaca-kaca bening, gedung seluas lebih dari setengah hektare, berdaya tampung 300 pedagang, itulah Pasar Atjeh baru, yang diresmikan pekan lalu. “Pasti ureueng (orang-orang) jadi lebih senang nongkrong di pasai (pasar) daripada di kedai pinggir jalan,” komentar seorang pemuda.
Banda Aceh memang bak gadis yang baru bersolek. Empat tahun proses rekonstruksi, yang melibatkan ratusan lembaga dari seluruh dunia, membuahkan gedung dan fasilitas megah di seantero Aceh. Jembatan, rumah, sekolah, puskesmas, kantor camat, masjid, bandara, rumah sakit, jalanan, semua tampak kinclong–setidaknya penampilan luarnya.
Read the rest of this entry →

Tags: ,

Kerangka Tulisan (contoh tulisan Fadli)

Halo semua, mari kita lanjutkan tutorial menulis.  Seperti saya janjikan pekan lalu, topik kali ini adalah “Kerangka Tulisan” atau outline.

Q : apa sih kerangka tulisan atau outline?

A : Kerangka tulisan atau outline adalah panduan utama untuk menulis. Pokok pikiran pada alinea demi alinea kita rencanakan dengan rapi. Apa yang akan kita ungkapkan pada alinea pertama, kedua, ketiga dan seterusnya. Tujuannya,  supaya tulisan mengalir lancar, fokus, dan tidak melenceng dari angle yang kita pilih.

Q: Kenapa harus repot-repot bikin kerangka tulisan?

A: Tidak harus. Outline hanya salah satu tools, alat untuk membantu kita menulis. Sebetulnya, tanpa ditulis dalam bentuk kerangka tulisan, pikiran kita sudah otomatis membayangkan paragraf demi paragraf yang akan kita tulis. Penulis yang sudah jago, apalagi, dia sudah bisa merancang rapi outline tulisannya hanya dengan membayangkan saja. Cukup berpikir di awang-a ang, tak perlu  repot menulis atau mengetik outline di komputer. Tapi, tidak semua orang punya keistimewaan merancang outline hanya dengan berpikir di awang-awang.

Q : Apa gunanya outline?

A : Menuliskan outline sangat berguna untuk banyak kondisi, misalnya

  1. penulis pemula yg sedang mengasah kemampuan menulis,
  2. penulis senior pun membutuhkannya, terutama untuk topik tulisan yang kompleks dan membutuhkan konsentrasi dan perenungan mendalam,
  3. untuk mendokumentasikan ide.  Sering kali kita tidak punya waktu yang luas untuk menulis sebuah ide saat itu juga. Pada saat seperti itu, kita bisa mmebuat outline singkat yang akan dieksplorasi begitu kita punya waktu.

Read the rest of this entry →

Balada Seorang Pejabat

Boleh curhat dikit, ya, teman-teman. Bukan soal Aceh, sih, jadi saya minta maaf kalau menyimpang dari tema Aceh Journey.

Begini, saya lagi kelabakan, nih, cari bahan sana-sini tentang pejabat tinggi yang diduga terlibat dalam pembunuhan Nasrudin, Direktur PT Rajawali Banjaran. Pusying… ! Sejauh ini, kepingan cerita yang didapat dari lapangan mirip dengan kisah-kisah film thriller ala Hollywood. Si pejabat konon punya affair dengan perempuan yang selalu menemaninya bermain golf. Lalu, ada direktur  BUMN yang mengetahui affair ini.

Direktur ini bukan orang yang bersih juga. Dia koruptor dan sedang dibidik untuk diselidiki. Rupanya, dia tahu bakal menjadi sasaran penyelidikan, maka dia pasang jurus memeras sang pejabat. “Kalau gue tetep diusut, maka informasi affair ini akan segera menyebar,” begitu kira-kira ancaman si direktur dengan nada bicara menyeramkan.

Nah, sebulan yang lalu, si direktur diketemukan mati ditembak orang tak dikenal. Kabar yang beredar, si penembak adalah utusan sang pejabat yang merasa terganggu dengan aksi peras si direktur. Tuh, layak kan dibikin film Hollywood. Saya bayangkan, si pejabat diperankan oleh Al Pacino, terus direktur BUMN diperankan oleh Sean Penn, pacar si pejabat dimainkan Angelina Jolie. Wah, kek mana tuh…?

oke, deh, saya lanjutkan mengejar deadline. terimakasih sudah membaca curhat saya.  salam.